balai lelang

Cara Mudah Beli Motor Bekas via Balai Lelang

April 24, 2021

JAKARTA — Kebanyakan biker lebih akrab untuk melakukan pembelian motor bekas lewat pedagang atau pengguna pribadi yang menjual motornya. Padahal, bikers juga dapat melakukan beli motor bekas via balai lelang.

Nah, agar para biker dapat lebih akrab dengan balai lelang, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI) pun memberikan edukasi soal lelang kendaraan di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

General Manager AUKSI, Ari Andrian mengatakan, proses lelang yang digelar oleh AUKSI dapat diikuti oleh masyarakat dengan melakukan proses registrasi (pendaftaran) dan melakukan pembayaran deposit. Seluruh proses itu diperlukan untuk memperoleh nomor induk peserta lelang (NIPL).

Menurutnya, besaran deposit untuk lelang kendaraan roda-dua (sepeda motor) adalah Rp 1 juta per NIPL.

“Proses lelang sendiri diawali dengan harga dasar dari tiap-tiap kendaraan kemudian bidding (penawaran) dilakukan lewat peningkatan harga dengan kelipatan Rp 100 ribu untuk sepeda motor,” kata Ari saat dijumpai disela pameran IIMS 2021.

Dalam balai lelang AUKSI sendiri, proses lelang dilakukan setiap pekan. Biasanya, setiap proses lelang melibatkan puluhan sepeda motor berbagai jenis dan berbagai kondisi.

auksi

Nah, agar bikers dapat mengikuti proses lelang dengan baik, dia pun membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan oleh para bikers.

Pertama, bikers harus memilih balai lelang yang terpercaya dan legal. Kedua, bikers sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan fisik untuk unit kendaraan yang akan dilelang.

“Dengan begitu, bikers dapat sekaligus memastikan kondisi kendaraan serta kelengkapan administrasi dari kendaraan tersebut,” ucapnya.

Selain itu, dia juga menyarankan agar calon peserta lelang telah menyiapkan anggaran untuk pelunasan yang sesuai dengan harga taksiran dari motor yang diincar. Mengingat, saat ini, mayoritas balai lelang belum menerima pembayaran secara kredit sehingga peserta lelang harus melakukan pelunasan secara cash alias tunai.

Menutnya, anggaran ini harus sudah disiapkan saat mengikuti proses lelang. Karena, jika peserta tidak segera melakukan pelunasan dalam tiga hari setelah proses lelang, maka peserta lelang dianggap gugur dan uang deposit akan hangus.