Cara berkendara di masa pandemi

Cara Berkendara yang Cerdas di Masa Pandemi

Maret 1, 2021

Covid-19 memicu masyarakat untuk menerapkan gaya hidup dengan kebiasaan yang lebih higienis. Dengan begitu, maka masyarakat dapat terus beraktivitas selama pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tips berkendara di masa pandemi
Safety and healthy riding. Foto: Pikiran-Rakyat.com/ Aldiro Syahrian Lubis

Safety dan Healthy Riding

Untuk para riders, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan agar aktivitas berkendara berjalan dengan aman, selamat dan sehat. Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky mengatakan, dalam masa pademi ini, pengendara sepeda motor sangat disarankan untuk selalu menerapkan safety and healthy riding.

“Artinya, pengendara perlu memperhatikan sejumlah hal sehingga berkendara dapat dilakukan dengan aman, nyaman dan sekaligus dapat menekan penyebaran corona. Dalam hal ini, ada tiga tahapan yang perlu diperhatikan yakni pre-riding, riding dan post-riding,” kata Lucky dalam diskusi virtual Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) dan AHM beberapa waktu lalu.

Tahapan pre-riding sendiri adalah tahapan yang harus dipertimbangkan saat sebelum memulai perjalanan. Menurutnya, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah soal urgensi dari perjalanan tersebut. 

Artinya, pengendara harus memastikan bahwa perjalanan itu merupakan sebuah perjalanan yang benar-benar perlu untuk dilakukan. Jika memang tidak perlu dilakukan dan ada alternatif, maka disarankan untuk tak perlu melakukan perjalanan itu sehingga dapat meminimalisir paparan resiko lewat aktivitas di luar rumah.

Riding tips di masa pandemi
Siapkan perlindungan yang optimal. Foto: amazon.com

Siapkan Perlindungan yang Optimal

Selanjutnya, selain badan harus dalam kondisi fit, pastikan pengendara telah menyiapkan masker, hand sanitizer, disinfektan dan riding gear yang dapat memberikan perlindungan yang optimal.

“Riders sangat direkomendasikan untuk berkendara menggunakan jaket, celana panjang, sarung tangan dan sepatu sehingga tubuh dapat terlindungi dengan optimal. Usahakan untuk selalu menggunakan helm yang dilengkapi dengan visor sehingga helm dapat sekaligus berfungsi sebagai face shield,” ucapnya.

Selain itu, sebaiknya pengendara juga menyiapkan masker cadangan dan tas khusus masker. Karena, jika masker tidak disimpan di tempat khusus maka masker tersebut berpotensi terkena paparan kotoran atau bahkan virus.

Ia juga menyampaikan, pengendara juga harus memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima. Sehingga, pengendara dapat menekan interaksi selama perjalanan yang mungkin terjadi karena tiba-tiba trouble.

Nah, saat mulai riding, ia menganjurkan agar riders tetap waspada dalam berkendara. Selain itu, demi dapat menekan interaksi, ia juga menyarankan agar pengendara lebih memilih menggunakan transaksi digital setiap kali melakukan pembayaran parkir, membeli bensin atau pun transaksi lainya.

Selanjutnya, setelah sampai di tujuan, sebaiknya seluruh riding gear dan helm selalu diletakan di dalam box atau bagasi. Hal ini diperlukan agar reading gear tak terpapar oleh udara bebas saat sedang di tempat parkir.

Pada tahapan post-riding atau setelah berkendara, sangat disarankan agar reading gear dapat segera dibersihkan atau dicuci sesering mungkin. “Pengendara juga sangat disarankan untuk rajin mencuci motor terutama pada bagian-bagian yang sering disentuh secara langsung seperti pada bagian tombol, stang, tuas rem atau kopling dan lain-lain,”kata dia.

Dengan menerapkan seluruh budaya berkendara ini, maka ia yakin para riders secara tak langsung telah berperan dalam menekan penyebaran pandemi. Karena, seluruh tahapan ini mampu menjaga kesehatan riders itu sendiri dan menjaga kesehatan orang lain.

Baca Juga Panduan Berkendara Lainnya!